Balikpapan (ANTARA) - Gatot, yang juga seorang pengusaha alat berat, terpilih dengan 12 suara dari 16 suara sah para perwakilan klub-klub offroad Balikpapan.

Baca juga: Gowa siap menjadi tuan rumah Kejurda Offroad 2020

“Semoga kita bersama bisa bikin IOF Balikpapan lebih maju lagi,” kata Gatot usai muscab.

Sebelumnya Gatot sudah memimpin IOF Balikpapan sejak organisasi ini berdiri pada tahun 2016 sampai 2020. Masa jabatan pengurus IOF adalah 4 tahun.

Untuk masa jabatan periode kedua ini, menurut Gatot, ia akan merampingkan kepengurusan.

“Saya akan kuatkan komunikasi dan koordinasi, baik antarsesama pengurus, pengurus pengcab dengan pengurus klub,” jelas Gatot.

Baca juga: Menguji ketangguhan Suzuki Jimny di medan offroad

Komunikasi dan koordinasi itu untuk menjalankan program-program yang akan dicanangkan segera.

Menurut Ketua Sidang Muscab Bambang Parijoto, sebagai ketua terpilih Gatot juga adalah ketua formatur. Dia punya waktu 2 minggu untuk melengkapi kepengurusannya.

“Insya Allah awal Februari sudah terbentuk, sehingga bisa dikukuhkan dan langsung kerja,” kata Gatot lagi.

Indonesian Offroad Federation adalah wadah bernaung bagi penggemar olahraga otomotif yang biasa berpetualang di medan ekstrem, baik melalui touring maupun kompetisi.

Baca juga: Hanya 69 kendaraan yang selesaikan IOX 2019 Andalas

Dalam touring, mereka sering menempuh ratusan kilometer dan perjalanan berhari-hari. IOF juga sering menggelar kompetisi bagi anggota dan penggemar off-road.

Kehadiran IOF berperan besar dalam menetapkan aturan dan regulasi lomba, termasuk aturan keselamatan dan spesifikasi kendaraan, kata offroader senior Windy Politon.

bakti Dengan kemampuan para anggotanya, IOF juga kadang menggelar sosial untuk membantu masyarakat di daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan konvensional.

Offroader Balikpapan Totok Sakera saat coba melewati rintangan dalam satu kompetisi offroad. (ANTARA/Novi Abdi)

Pewarta: KR-NVA
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2020