Must Read

Senin, 02/03/2015

Honda recall Odyssey di AS

Kamis, 23 Februari 2012 04:11 WIB | 4.901 Views
Honda recall Odyssey di AS
power liftgate odyssey (Flickr.com/bhoecht)
Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda, akan melakukan recall (penarikan untuk perbaikan) hampir 46 ribu minivan Odyssey di Amerika Serikat. Recall mulai bulan depan itu sehubungan untuk memperbaiki masalah di power liftgate (pengangkat otomatis pintu belakang).

Menurut badan keselamatan jalan raya Amerika Serikat (NHTSA) seperti dikutip AFP, Honda Odyssey yang kena recall sebanyak 45.747 unit buatan tahun 2008-2009. Recall tersebut karena ada "cacat produksi" di power liftgate.

Juru bicara Honda mengemukakan jumlah Odyssey yang ditarik di seluruh dunia mencapai 51.633 unit. Ada 5.586 unit yang di-recall di luar Amerika Serikat yaitu Kanada, Meksiko, Timur Tengah dan Jerman.

 Menurut NHTSA, cacat produksi terdapat pada strut gas yang dilengkapi sistem listrik otomatis untuk menaikkan pintu belakang. Gas dapat bocor sehingga pintu belakang itu dapat menutup tiba-tiba "dan bisa membuat cedera".

Honda akan menghubungi para pemilik Odyssey tersebut dan recall dilakukan mulai 13 Maret.
(A038)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Sedan tenaga listrik Chevrolet Volt terbaru yang diperkenalkan di pameran otomotif Detroit pertengahan Januari 2015, memiliki desain yang makin ramping, daya tempuh makin jauh, ...
» Selanjutnya
New Mirage Sport diyakini mampu menganggu pasar Low Multi Purpose Vehicle (Low MPV) dengan tampilan yang gaya sekaligus irit dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM). PT ...
» Selanjutnya
Pembicaraan hangat pada pameran otomotif Jenewa yang berlangsung pekan ini kemungkinan adalah soal rumor Apple Car.Reuters melaporkan, merek-merek otomotif dunia mulai "cemas" ...
» Selanjutnya
Lexus NX 200t yang telah diluncurkan di Indonesia, Senin, disarankan menggunakan bahan bakar Pertamax Plus untuk mengoptimalkan mesin turbo yang diusungnya."Mutu BBM di Indonesia ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top