Must Read

Selasa, 24/05/2016

Roy Suryo dan Koleksi Mercedes Benz

Jumat, 24 Desember 2010 09:15 WIB | 5.200 Views
Jakarta (ANTARA News) - Pemilik mobil klasik biasanya tidak menggunakan koleksinya untuk transportasi harian karena perawatan yang tidak mudah.

"Biasanya pemilik mobil klasik tidak akan menggunakan mobilnya untuk digunakan harian," Kata kolektor Mercedes Benz antik, Roy Suryo di OICC Show 2010 di Expo Center Balai Kartini.

Roy yang anggota DPR RI dan anggota PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia ) mengemukakan nilai dan kondisi mobil klasik harus dijaga. Hal itu sulit jika kendaraan digunakan untuk sehari-hari. "Biaya perawatan mobil klasik juga berbeda-beda dan tidak mudah," katanya.

Dia mengungkapkan bahwa persoalan emisi juga menjadi perhitungan bagi pemilik mobil klasik. Menurut Roy, mobil kuno banyak yang masih membutuhkan bahan bakar yang mengandung timbal dan kini mereka terpaksa mencampurkan bahan kimia tertentu ke dalam bahan bakar agar bisa melumasi layaknya timbal agar mesin tetap terjaga.

Menurut dia konsumsi BBM mobil tua itu rata rata perbandingannya adalah 1:5 ,1:6, hingga 1:7.

Persoalan pengenaan pajak progresif dan pembatasan usia kendaraan dinilainya cenderung membuat orang untuk berbuat curang, yaitu dengan menggunakan nama orang lain seperti istri, anak dan cara-cara lain untuk menghindar.

"Saya penentang keras pembatasan usia kendaraan, seharusnya semakin tua semakin turun pajaknya," ujarnya.

Soal mengkoleksi Mercedes Benz, Roy mengatakan dia menyukai jenis-jenis kendaraan merk tersebut.

Ketika disinggung berapa koleksi mobil kuno yang ia miliki sekarang, ia enggan menyebutkan dan hanya mengatakan bahwa setiap bulan dirinya sering membayar pajak 7 hingga 8 unit dari oleksinya yang semua tersimpan di Yogyakarta.

Tapi, Roy bukan cuma melek mobil kuno. Dia mengaku bahwa ia sangat ingin memiliki mobil hybrid begitu juga dengan mobil listrik.

"Orang yang menggunakan mobil hybrid dan listrik itu adalah orang yang cinta terhadap lingkungan dan dari sisi teknologi sangat efisien dan ramah lingkungan," katanya. Namun soal infrastruktur pendukung, ia menilai masih diperlukan waktu.
(yud/A038/BRT)

COPYRIGHT © 2010

Agen pemegang merek Ducati di Indonesia, PT Garansindo Euro Sports, memboyong dua model teranyar mereka, Multistrada 1200 Enduro dan XDiavel, dalam perjalanan bertema "Tour de ...
» Selanjutnya
CEO raksasa penerbangan Airbus Tom Enders pada Jumat (20/05) memperkenalkan inovasi terbaru grup tersebut – sepeda motor listrik hasil dari mesin cetak 3D, yang disebut-sebut ...
» Selanjutnya
Produsen ban, PT Gajah Tunggal Tbk, menyatakan akan terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan produk yang berkesesuaian dengan kebutuhan konsumen.Salah ...
» Selanjutnya
Distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menyambut positif kehadiran varian bahan bakar baru dari Pertamina, Dexlite. Menurut ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top