Jakarta (ANTARA News) - PT Toyota Astra Motor (TAM) menambah dua jaringan outlet resminya di Jawa Timur, yakni Auto2000 Kediri Suharmadji di Kediri dan Auto2000 Probolinggo di Probolinggo.

Penambahan dua outlet yang diresmikan Sabtu (12/9) lalu ini menjadikan total kepemilikan outlet Toyota di Jawa Timur menjadi 25 buah dan 268 buah pada 34 provinsi di Indonesia.

Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Fukui, mengatakan peresmian outlet Auto2000 Kediri Suharmadji dan Auto2000 Probolinggo merupakan perwujudan dari komitmen Toyota dalam mendekatkan diri kepada pelanggan.

“Dengan hadirnya kedua outlet tersebut, kami berharap dapat memberikan kemudahan dalam mengakses produk, teknologi, dan pelayanan terbaik, khususnya bagi pelanggan di Jawa Timur dan sekitarnya,” ujar Fukui, dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Minggu (13/9).

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur TAM, Suparno Djasmin, mengungkapkan, penambahan dua outlet baru ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan kemudahan akses terhadap layanan penjualan dan purna jual di wilayah Kediri dan Probolinggo, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Di samping itu, tingginya permintaan terhadap produk dan layanan Toyota di Jawa Timur juga menjadi alasan penambahan dua outlet ini.

Sepanjang Januari—Agustus 2014, tercatat Toyota menguasai pangsa pasar sebesar 31,87 persen di provinsi tersebut, dengan total penjualan 30.644 unit.

Di wilayah Kediri, sepanjang Januari—Agustus 2014, penjualan Toyota tercatat sebanyak 1570 unit atau rata-rata 197 unit per bulan, dengan pangsa pasar sebesar 26,7 persen.

Sementara di Probolinggo, sepanjang Juni - Agustus 2014 Toyota tercatat membukukan total penjualan sekitar 60 unit per bulan dengan pangsa pasar sebesar 31,8 persen.

Pihak Toyota menilai, tingginya permintaan terhadap kendaraan bermotor di wilayah itu didorong oleh sejumlah faktor dan keistimewaan yang dimiliki provinsi itu, antara lain posisi strategis di bidang industri dan perdagangan, sebagai pintu gerbang menuju kawasan Indonesia Timur, serta adanya pengembangan jalan tol trans Jawa.

Pada kuartal dua tahun 2014 ini, angka pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat sebesar 5,9 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan angka pertumbuhan nasional sebesar 5,12 persen.

Hal itu membuktikan Jawa Timur sebagai salah satu ekonomi terbesar di Indonesia dan memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik dan cenderung konsisten.

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2014