Must Read

Jumat, 22/05/2015

Lambo Sesto Elemento tidak masuk Indonesia

Rabu, 16 Januari 2013 18:52 WIB | 5.479 Views
Lambo Sesto Elemento tidak masuk Indonesia
Lamborghini Sesto Elemento. (Istimewa)
Jakarta (ANTARA News) - Lamborghini tidak akan memasukan model Lamborghini edisi terbatas Sesto Elemento ke Indonesia lantaran permasalahan harga dan regulasi pemerintah.

"Sesto Elemento belum akan masuk karena harganya yang mahal sekitar 1.6 juta dolas AS dan regulasi yang agak menghambat," kata Endy Kusumo, Chief Operating Officer PT Artha Auto Lamborghini Jakarta, APM merk Lamborghini di Indonesia, dalam jumpa media di Jakarta pada Rabu (16/1).

Endy mengatakan model Sesto Elemento lebih diincar para pelanggan collector Lamborghini karena model itu hanya diproduksi 20 unit di seluruh dunia.

"Sampai saat ini belum ada yang memesan, kalau tertarik pasti ada," katanya.

Model itu menggunakan mesin V10 berkapasitas 5,2 liter yang sanggup menghasilkan tenaga 570 tenaga kuda dan torsi 540 Nm (398 lb-ft).

Mesinnya dikawinkan dengan transmisi semi-otomatis enam-percepatan dan paddle shift yang mengirimkan tenaga ke semua mesin penggerak roda atau AWD seperti dikutip inautonews pada Selasa (8/1).

Akselerasinya 0 - 100 km/j hanya dalam 2.5 detik dan mencapai kecepatan puncak 350 km/j (217 mph).

(adm)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2013

Kantung udara (airbag) ternyata tidak selalu akan mengembang kendati terjadi kecelakaan yang menyebabkan mobil rusak parah.Muhamad Zuhdi, Technical Training Manager Honda ...
» Selanjutnya
Perusahaan penyaluran kredit, Andalan Finance, menyalurkan fasilitas kredit dari PT Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) sebesar Rp100 miliar khusus untuk pembiayaan kendaraan ...
» Selanjutnya
Honda Motor Co pada Kamis mengumumkan segera memulai pemasaran JADE RS di Jepang dengan mesin baru 1,5 liter direct injection VTEC TURBO.Honda Motor Co dalam siaran pers ...
» Selanjutnya
Toyota yang pada November tahun lalu memperkenalkan sedan Mirai, yakin mobil teknologi hidrogen itu akan jadi kendaraan masa depan."Kami yang pertama mengembangkan kendaraan ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top