Must Read

Sabtu, 28/05/2016

Permintaan Evoque naik, pabrik Land Rover 'ngelembur'

Kamis, 16 Agustus 2012 10:08 WIB | 9.023 Views
Permintaan Evoque naik, pabrik Land Rover 'ngelembur'
range rover evoque (ANTARA/Yudha)
Jakarta (ANTARA News) - Pabrik Jaguar Land Rover di Halewood, Inggris mulai mengoperasikan produksi selama 24 jam, pascaperekrutan karyawan sebanyak 1.000 orang pada Maret.

Pekerjaan 'ngelembur' yang pertama dalam 50 tahun sejarah Halewood itu untuk memenuhi tingginya permintaan global terhadap Range Rover Evoque.

Sejak diperkenalkan pada Juli 2011, Range Rover Evoque sudah terjual 88.000 unit di seluruh dunia.

Dengan penambahan 1.000 karyawan baru, jumlah karyawan Jaguar Land Rover kini sebanyak 4.500 orang. Mereka juga akan  memproduksi Model Land Rover Freelander 2.

Direktur Pabrik Halewood Richard mengatakan perpindahan produksi dalam tiga shift dan bekerja selama 24 jam sehari memungkinkan mempercepat pasokan Range Rover Evoque terbaru kepada pelanggan secara signifikan.

Direktur SDM Jaguar Land Rover Des Thurlby mengatakan, "Dengan 4.500 karyawan, pabrik ini telah tiga kali melipat gandakan tenaga kerjanya dalam tiga tahun dan jumlah tenaga kerja tertinggi dalam 20 tahun terakhir."

(adm)


Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Perusahaan pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) berhasil membukukan pencairan pembiayaan sebesar Rp58,6 miliar di Banda Aceh sepanjang caturwulan I 2016.‎ Seturut ...
» Selanjutnya
Selain menampilkan kendaraan terbaru, Pameran Otomotif Medan (POM) 2016 juga menyiapkan acara pendukung untuk menghibur pengunjung, antara lain Sound Battle.Sound Battle adalah ...
» Selanjutnya
Distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menyambut positif kehadiran varian bahan bakar baru dari Pertamina, Dexlite. Menurut ...
» Selanjutnya
Bersamaan dengan peluncuran sepeda motor bebek kelas atas All New Supra GTR-150 untuk penggemar touring, Honda juga memasarkan aksesoris baik untuk penampilan maupun ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top