Must Read

Rabu, 01/07/2015

Permintaan Evoque naik, pabrik Land Rover 'ngelembur'

Kamis, 16 Agustus 2012 10:08 WIB | 7.721 Views
Permintaan Evoque naik, pabrik Land Rover 'ngelembur'
range rover evoque (ANTARA/Yudha)
Jakarta (ANTARA News) - Pabrik Jaguar Land Rover di Halewood, Inggris mulai mengoperasikan produksi selama 24 jam, pascaperekrutan karyawan sebanyak 1.000 orang pada Maret.

Pekerjaan 'ngelembur' yang pertama dalam 50 tahun sejarah Halewood itu untuk memenuhi tingginya permintaan global terhadap Range Rover Evoque.

Sejak diperkenalkan pada Juli 2011, Range Rover Evoque sudah terjual 88.000 unit di seluruh dunia.

Dengan penambahan 1.000 karyawan baru, jumlah karyawan Jaguar Land Rover kini sebanyak 4.500 orang. Mereka juga akan  memproduksi Model Land Rover Freelander 2.

Direktur Pabrik Halewood Richard mengatakan perpindahan produksi dalam tiga shift dan bekerja selama 24 jam sehari memungkinkan mempercepat pasokan Range Rover Evoque terbaru kepada pelanggan secara signifikan.

Direktur SDM Jaguar Land Rover Des Thurlby mengatakan, "Dengan 4.500 karyawan, pabrik ini telah tiga kali melipat gandakan tenaga kerjanya dalam tiga tahun dan jumlah tenaga kerja tertinggi dalam 20 tahun terakhir."

(adm)


Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Distributor resmi Chrysler, Jeep, Dodge, Alfa Romeo dan FIAT di Indonesia, Garansindo Group, bakal melebarkan sayap mereka merambah ke pasar roda dua dengan memperkenalkan motor ...
» Selanjutnya
Indonesia International Automotive Conference ke-10 yang merupakan rangkaian acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, akan mengusung tema Future Mobility ...
» Selanjutnya
Produsen ban kendaraan PT Bridgestone Tire Indonesia menegaskan tidak menargetkan penjualan dalam kampanye keselamatan Tire Safety 2015, selain hanya untuk meningkatkan kesadaran ...
» Selanjutnya
Yamaha All New Byson Fuel Injection yang diluncurkan dengan harga Rp21,6 juta, ditargetkan terjual 2.000 unit per bulan, kata Executive Vice President ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top