Industri siap pasok onderdil mobil listrik dan hybrid

Kamis, 9 Agustus 2012 21:46 WIB | Dilihat 2826 Kali
Industri siap pasok onderdil mobil listrik dan hybrid

Salah satu teknologi otomotif mesin non-BBM yaitu fuell cell hidrogen (Flickr/Klaxon)

Jakarta (ANTARA) - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) siap menyediakan komponen mobil nasional bertenaga non-bahan bakar minyak (BBM) baik yang bertenaga gas bumi, listik atau pun Hybrid.

"Hal itu merupakan suatu pemicu yang bagus, artinya bahwa satu kemajuan teknologi yang langsung ditangkap oleh pemerintah untuk keunggulan ekonomi Indonesia harus selalu didukung," kata Presiden Direktur AUTO Siswanto Prawiroatmodjo usai perayaan ekspor perdana Divisi Winteq di Cibinong, Jawa Barat, Kamis.

Menurut dia, jika pemerintah sudah memutuskan untuk mengembangkan kendaraan yang bertenaga non-BBM maka AUTO akan mendukung dan berkontribusi untuk komponen dan otomotif bidang tersebut.

Siswanto mengaku AUTO telah mempersiapkan rencana untuk pengembangan kendaraan yang bertenaga gas kendati pemerintah belum memiliki pilihan.

Dia menilai diantara ketiga jenis kendaraan bertenaga non-BBM, mobil Hybrid lebih dianggap efisien ketimbang dua jenis kendaraan yang bertenaga gas dan listrik karena masih harus membutuhkan pembangunan infrastruktur yang tentunya memakan investasi besar.

"Namun perencanaan pengembangan industri semua sudah bersedia untuk masuk ke arah mobil non-BBM ini, baik ke gas, hybrid dan elektrik juga," jelas dia.

AUTO menilai untuk purwarupa komponen kendaraan non-BBM bisa dengan mudah diadaptasi oleh industri melalui penelitian yang lebih mendalam.

Bila melihat studi di Jepang terkait mobil listrik, kata Siswanto, sejumlah perusahaan kendaraan seperti Honda berkolaborasi dengan GS Battery sedangkan Toyota dengan Panasonic dalam menyediakan baterai untuk kendaraan.

Dengan adanya niatan pengembangan kendaraan bertenaga non-BBM tersebut, AUTO berencana menambah investasi pabrik komponen kendaraan dengan teknologi yang berbeda.

(B019)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Kirim Komentar
Komentar Pembaca

Umum

Nilai ekspor CKD Toyota Indonesia capai 236,4 ...

  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengumumkan nilai ekspor ...

Intip beda Abarth 500 dan Fiat 500

Meski Abarth 500 dibangun dari Fiat 500, terdapat perbedaan antara kedua ...