Dahlan Iskan akan kendarai mobil listrik ke Yogyakarta

Rabu, 8 Agustus 2012 14:06 WIB | Dilihat 3242 Kali
Dahlan Iskan akan kendarai mobil listrik ke Yogyakarta

Perancang mobil listrik Dasep Ahmadi mengisi ulang baterai mobil listrik jenis city car rancangannya di pabrik PT. Sarimas Ahmadi Pratama, Jatimulya, Depok, Jabar, Senin (16/7). Mobil listrik yang berdaya baterai lithium ion sebanyak 36 buah dengan kapasitas baterai mencapai 21 kWh mampu berjalan hingga sejauh 130 kilometer dengan sekali pengisian. (ANTARA/Andika Wahyu)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana mengendarai mobil listrik ke Yogyakarta.

"Saya pengen ke Yogya pakai mobil listrik, Mobil listrik ini sudah dibawa ke Bandung sama Dasep (pembuat mobil listrik yang kini dikendarai Dahlan)," kata Dahlan saat ditemui di sela acara Temu Akbar Engineering BUMN 2012` di kantor Pertamina Persero, Jakarta, Rabu.

Dahlan menuturkan mobil listrik yang dia sebut sekelas Ferrari tersebut akan dikendarainya terlebih dulu kemudian diperkenalkan kepada masyarakat.

"Banyak sekali peminatnya. Iya ada 25 orang. Tapi nanti sajalah siapa orang-orangnya," urainya.

Menyoal mobil listrik, Dahlan menginginkan mobil listrik dapat menjadi mobil nasional dan dapat diproduksi secara massal. Dahlan sendiri akan melakukan ujicoba mobil listrik dengan kecepatan 1.000 kilometer (Km).

"Saya sudah mencoba kecepatan 300 km. Jadi, dua bulan lagi saya ingin coba 1.000 km," urainya.

Ia mengakui setelah berhasil mencoba mengemudikan mobil listrik berkecepatan 1.000 km, ia berencana menawarkan mobil listrik itu kepada semua pihak.

"Sebelum saya meminta orang lain untuk membeli mobil listrik ini, saya harus menggunakannya terlebih dahulu," ungkapnya.

Sebelumnya, dia mengemukakan tenaga mobil listrik tersebut  berasal dari "fuel cell",  alat elektrokimia yang mirip dengan baterai, tetapi berbeda karena dirancang untuk dapat diisi terus reaktannya yang terkonsumsi, yaitu memproduksi listrik dari penyediaan bahan bakar hidrogen dan oksigen dari luar. Hal ini berbeda dengan energi internal dari baterai.

Dahlan  meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk membuat prototipe "fuel cell".

"Nantinya, mobil listrik ini tidak datang dari listrik, tetapi `fuel cell`," tutur Dahlan Iskan pekan lalu di kantor Kementerian BUMN, Jakarta..

Menurut Dahlan, dalam waktu enam bulan prototipe yang dihasilkan BPPT akan selesai sehingga mobil listrik nantinya dapat menggunakan "fuel cell".

Dahlan sendiri sudah melakukan pertemuan dengan pembuat "fuel cell" tersebut pada hari Jumat.


Dasep Ahmadi ini memproduksi sebanyak tiga mobil listrik dengan pilihan warna hijau, merah, dan putih. Mobil ini ditawarkan dengan harga berkisar Rp200 juta--Rp300 juta.

Mobil listrik yang dikendarai Dahlan di pintu sebelah kiri dan kanan bertuliskan "Let`s Green and Go Electric". Mobil listrik ini belum menggunakan nomor polisi dan belum dilengkapi dengan pengatur suhu udara (air conditioner).

(KR-SSB)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Kirim Komentar
Komentar Pembaca

Prototype

Merintis industri mobil listrik "made in" ...

Indonesia sudah mampu membuat mobil listrik,meski belum 100 persen komponennya ...

Mobil kini dilengkapi anti-serangan cyber

Teknologi untuk melindungi mobil dari serangan cyber telah dikembangkan oleh ...