Must Read

Kamis, 23/10/2014

Pemerintah dorong produksi 10.000 mobil listrik

Senin, 23 Juli 2012 15:43 WIB | 0 Views
Pemerintah dorong produksi 10.000 mobil listrik
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa (kiri) bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) mengendarai mobil listrik seusai rapat koordinasi membahas program mobil listrik nasional di Jakarta, Senin (23/7). Menurut Hatta, program pembuatan mobil listrik nasional sudah menuju tahap pengembangan prototipe mobil, pembuatan regulasi, insentif, dan kesiapan industri. (ANTARA/Prasetyo Utomo)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan bahwa pemerintah akan membentuk pusat pengembangan teknologi dan industri otomotif untuk mendorong produksi 10.000 mobil listrik nasional pada 2014.

"Kami putuskan untuk membangun pusat pengembangan teknologi dan industri otomotif berbasis green car," ujarnya saat ditemui seusai rapat koordinasi mobil listrik nasional di Jakarta, Senin.

Hatta menjelaskan pusat pengembangan ini akan berada dalam pengawasan tim yang terdiri dari Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan serta Kementerian BUMN.

"Tim inilah yang bertanggung jawab penuh sampai kita masuk produksi massal. Kita ingin lebih cepat lagi, kalau bisa 2014 sudah produksi," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, pemerintah akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait insentif dan disinsentif yang bermanfaat untuk ikut mendorong pengembangan mobil listrik nasional tersebut.

"Kami harus memberikan insentif dan perlindungan kepada industri ini, yang akan dikembangkan melalui BUMN maupun swasta-swasta," kata Hatta.

Ia menjelaskan insentif yang diberikan termasuk pengurangan pajak, seperti pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) serta pembebasan bea masuk barang modal untuk komponen utama pengembangan mobil listrik seperti baterai.

"Insentif diberikan untuk komponen-komponen utama seperti baterai, sampai kita mengembangkan baterai nasional kita sendiri. Karena otaknya di baterai," kata Hatta.

Hatta mengatakan pemerintah telah mendapatkan kemajuan pesat terkait pengembangan mobil listrik nasional, yang saat ini telah memasuki tahap kesiapan teknologi sebelum masuk kepada masa persiapan produksi.

"Kita sudah bisa melihat pertama kemajuan sangat pesat. LIPI sudah produksi kendaraan listrik juga BBG, macam kendaraan city car, yang sudah masuk kategori skala tujuh dari sembilan. Jadi disebut dengan technology readyness level. Kita confident masuk level sembilan," katanya.

Menurut dia, pemerintah akan mengembangkan tiga jenis mobil listrik yaitu mobil minibus untuk angkutan umum, mobil untuk angkutan barang dan mobil dalam kota (city car), dengan prioritas pertama pengembangan city car.

"City car relatif lebih gampang, bus sudah terbukti prototipenya hanya memang sistem baterainya yang belum andal, jadi kalau dia naik ke puncak baterainya cepat habis. Ini yang harus kita pikirkan," ujar Hatta.

Seusai rapat, Menko Perekonomian Hatta Rajasa bersama Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan M Nuh serta Menteri BUMN Dahlan Iskan, ikut mencoba mobil minibus listrik.

Mobil minibus listrik yang merupakan karya Dasep Ahmadi tersebut mengintari halaman kantor Menko Perekonomian sebanyak satu putaran.

Bahkan, kemudian Hatta Rajasa mencoba untuk mengemudikan mobil listrik jenis city car didampingi oleh Dahlan Iskan, dan memutar halaman kantor Menko Perekonomian sebanyak dua putaran.

"Saya sudah biasa naik mobil elektrik ini, ini smooth, bagus hanya memang perlu diuji kelayakan dan terutama dari safety. Sekarang ini dilihat dari semua, sudah oke," ujar Hatta seusai mencoba mobil listrik tersebut.

(S034/N002)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Perusahaan otomotif asal India, Tata Motors, menampilkan mobil konsep compact Sport Utility Vechicle (SUV) Nexon selama IIMS 2014 di Jakarta."Nexon merupakan compact SUV yang ...
» Selanjutnya
Sepeda motor bahan bakar gas (BBG) yang dikembangkan peneliti Universitas Surya, Serpong Tangerang Banten diklaim pembuatnya aman."Selama proses penelitian bertahun-tahun, kami ...
» Selanjutnya
Mobil All New Nissan X-Trail dalam tiga minggu pertama peluncurannya di Indonesia telah terjual sebanyak 3.500 unit, tiga setengah kali lebih tinggi dari target penjualan 1.000 ...
» Selanjutnya
Sedan Sonata baru yang seharusnya membantu Hyundai Motor Co membalikkan keadaan dari penjualan lesu, ternyata justru mengawali dengan kelambatan di pasar utama Amerika ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top