Suzuki nyatakan akan tetap ada di India

Kamis, 13 September 2012 02:39 WIB | Dilihat 4097 Kali
Suzuki nyatakan akan tetap ada di India

Ilustrasi (ANTARA News/Istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - Produsen mobil dan motor asal Jepang, Suzuki, berjanji akan bertahan di India meskipun kerusuhan melanda pabriknya di Manesar, Distrik Gurgaon negara bagian Haryana.

"Kami tidak berniat untuk pergi hanya karena terjadi insiden (kerusuhan). India adalah rumah kedua kami, setelah Jepang," kata Pemimpin Suzuki Motor Corporation, Osamu Suzuki, seperti dikutip Just Auto.

Osamu mengungkap rencana lanjutan untuk memperluas produksi mobil Swift subcompact, yang diekspor ke sejumlah negara, dan kendaraan-kendaraan lain.

Maruti Suzuki, nama perusahaan Suzuki di India, membuka kembali pabrik di Manesar tiga minggu lalu dengan pengawalan ketat polisi menyusul kerusuhan pada Juli.

Kerusuhan itu muncul setelah negosiasi kenaikan gaji antara para pekerja dengan manajemen Maruti Suzuki buntu disamping isu pengangkatan pegawai kontrak yang semakin marak.

Perusahaan yang semula bernama Maruti Udyog itu memecat 500 pekerja dan mengatakan akan berhenti mempekerjakan karyawan kontrak setelah kerusuhan.

Akibat kerusuhan itu, salah satu pimpinan Maruti Suzuki meninggal.

Perusahaan yang terbentuk pada September 2007 itu sempat merugi 500 juta dolar AS dan mengalami penurunan penjualan 11 persen tahun lalu karena kerusuhan pekerja.

Selain Swift, Maruti Suzuki juga memproduksi Ritz, A-Star, Wagon-R, Estillo, SX4, Ertiga, Maruti Eeco, hingga Grand Vitara.

(I026)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Kirim Komentar
Komentar Pembaca