Must Read

Selasa, 03/03/2015

Mitsubishi pertimbangkan Mirage masuk program mobil murah

Jumat, 21 September 2012 00:22 WIB | 3.549 Views
Mitsubishi pertimbangkan Mirage masuk program mobil murah
Executive Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Rizwan Alamsjah (2 kanan), Operating Marketing Director KTB Daisuke Okamoto (2 kiri) didampingi Rifat Sungkar (kanan) dan Subhan Aksa (kiri) dalam prelaunching Mitsubishi Mirage di Jakarta, Senin (17/9/12). (ANTARA News/Suryanto)
Jakarta (ANTARA News) - Mitsubishi mempertimbangkan kemungkinan menjadikan kendaraan perkotaan kecil (city car) Mirage, masuk program mobil murah atau "low cost and green car" yang diusung pemerintah Indonesia.

"Kami harus melihat lebih dulu kebijakan LCGC pemerintah seperti apa. Kalau ada yang mirip tentu akan kami pertimbangkan," kata Presdir Mitsubishi Motor Corp (MMC) Osamu Masuko pada wawancara khusus, di Jakarta, Kamis.

Pihaknya menunggu detail kebijakan LCGC dari pemerintah Indonesia yang hingga kini belum dikeluarkan, meskipun sudah lebih dari dua tahun dicanangkan.

"Bisa saja Mirage dimasukkan ke program LCGC atau bisa juga model lain," ujar Masuko.

Oleh karena itu, ia tidak menutup kemungkinan Mirage -- yang diimpor dari Thailand itu -- diproduksi di Indonesia, bila mobil tersebut dimasukkan dalam program LCGC.

Diakuinya, bila Mirage diproduksi di Indonesia dengan kebijakan LCGC yang sudah pasti, harganya pasti akan lebih bersaing.

Saat ini Mirage yang mengusung mesin 1.200cc DOHC itu dengan tiga silinder itu dipasarkan dengan harga mulai dari Rp139 juta sampai Rp165 juta per unit.

"Kami mengimpor Mirage dengan harga yang bersaing dan mobil itu sukses di Jepang dan Thailand," katanya.

Mitsubishi, lanjut dia, berencana memperluas pasar Mirage ke Philipina dan Malaysia pada November tahun ini, kemudian ke Eropa. "Indonesia merupakan negara ke-4, tempat Mirage diluncurkan," ujar Masuko.

Ia yakin Mirage mampu bersaing di pasar mobil kompak kecil di Indonesia, meskipun diakuinya persaingan makin ketat dengan masuknya Honda Brio, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla.

Ditambahkan Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Rizwan Alamsjah, pasar kendaraan kompak kecil saat ini sedang tumbuh pesat, dan para pesaing masuk dengan kelas yang berbeda.

"Ada kelas mobil kompak kecil dari yang atas, menengah, dan bawah. Setiap kelas pasti ada pembelinya," ujar Rizwan. (R016/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Mobil merek asal Inggris MINI kini bisa terhubung dengan kamera action GoPro melalui aplikasi yang terpasang pada smartphone Android dan Apple iPhone. "Aplikasi kamera GoPro ...
» Selanjutnya
Pembicaraan hangat pada pameran otomotif Jenewa yang berlangsung pekan ini kemungkinan adalah soal rumor Apple Car.Reuters melaporkan, merek-merek otomotif dunia mulai "cemas" ...
» Selanjutnya
Sedan tenaga listrik Chevrolet Volt terbaru yang diperkenalkan di pameran otomotif Detroit pertengahan Januari 2015, memiliki desain yang makin ramping, daya tempuh makin jauh, ...
» Selanjutnya
Volvo 780 lahir 30 tahun lalu hasil kerja sama Volvo Car Corporation dan rumah desain asal Italia, Bertone.Selama lima tahun produksi, hanya 8.518 unit Volvo 780 yang dibuat. ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top