Must Read

Jumat, 24/10/2014

BII tawarkan kredit mobil 3,2 persen setahun

Kamis, 20 September 2012 22:46 WIB | 5.399 Views
BII tawarkan kredit mobil 3,2 persen setahun
Dari kanan, Presdir PT BII Finance Center Alexander, KPM and Flit User Division Head Rudi Hartono Masuri, Direktur Marketing Miki Effendi dan Marketing Division Head Arief Soerendro saat menjadi sponsor di gelaran Indonesia International Motor Show 2012 di Jakarta, Kamis (20/9). (ANTARA FOTO/HO)
Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan pembiayaan PT BII Finance Center menawarkan kredit mobil baru berbunga 3,2 persen dengan tenor selama setahun pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012.

"Bunga kredit pembelian mobil sebesar 3,2 persen tersebut hanya berlaku selama IIMS berlangsung," kata Presdir PT BII Finance Center Alexander, di Jakarta, Kamis, di sela-sela IIMS yang berlangsung mulai 20 sampai 30 September di JIExpo Kemayoran.

Hal itu, kata dia, merupakan bagian dari promosi BII untuk memperkuat citra sebagai lembaga pembiayaan pembelian mobil baru maupun bekas, di samping pembiayaan pembelian sektor lain seperti alat berat, barang modal untuk industri, dan kredit kepemilikan mobil untuk pegawai di suatu perusahaan (car owner program/COP).

"Itu bunga promosi, kalau dihitung sih udah rugi," kata Alexander yang mengaku tidak memasang target untuk pemasaran kredit pembelian mobil di ajang IIMS.

Selain menawarkan bunga ringan, BII Finance juga memasarkan kredit kepemilikan mobil dengan sejumlah paket antara lain paket tanpa uang muka ditambah gratis asuransi, persetujuan langsung (instant approval), serta paket fix&fix dengan uang muka 25-30 persen.
 
"Tahun ini kami menargetkan pembiayaan kredit pembelian mobil mencapai Rp6 triliun," ujar Alexander. Dari jumlah tersebut, kata dia, sebagian besar atau 93 persen untuk pembiayaan mobil baru dan sisanya untuk pembiayaan mobil bekas.
 
Meski diakuinya tahun ini, tingkat kredit macet kepemilikan mobil meningkat, namun tidak menyurutkan langkah BII untuk menaikkan target pembiayaan tahun depan.
 
"Tahun 2013 kami menargetkan pembiayaan tumbuh sekitar 20 persen, lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan permintaan mobil di Indonesia sebesar 10-15 persen," katanya.
 
Tahun lalu, lanjut Alexander, jumlah mobil yang "ditarik" karena kredit macet sebanyak 100 unit, dan tahun ini hanya naik sedikit. "Tidak sampai 200 unit," ujarnya tanpa menyebutkan berapa persis tingkat kredit macet kepemilikan mobil melalui BII Finance.

(R016)

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Perusahaan otomotif asal India, Tata Motors, menampilkan mobil konsep compact Sport Utility Vechicle (SUV) Nexon selama IIMS 2014 di Jakarta."Nexon merupakan compact SUV yang ...
» Selanjutnya
Sepeda motor bahan bakar gas (BBG) yang dikembangkan peneliti Universitas Surya, Serpong Tangerang Banten diklaim pembuatnya aman."Selama proses penelitian bertahun-tahun, kami ...
» Selanjutnya
Sedan Sonata baru yang seharusnya membantu Hyundai Motor Co membalikkan keadaan dari penjualan lesu, ternyata justru mengawali dengan kelambatan di pasar utama Amerika ...
» Selanjutnya
Dua pebalap MotoGP jagoan Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, datang ke Jakarta untuk menyapa penggemarnya, Senin.Menyambut kedatangan dua pebalap Honda itu main dealer motor ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top