Must Read

Kamis, 05/05/2016

BII tawarkan kredit mobil 3,2 persen setahun

Kamis, 20 September 2012 22:46 WIB | 10.434 Views
BII tawarkan kredit mobil 3,2 persen setahun
Dari kanan, Presdir PT BII Finance Center Alexander, KPM and Flit User Division Head Rudi Hartono Masuri, Direktur Marketing Miki Effendi dan Marketing Division Head Arief Soerendro saat menjadi sponsor di gelaran Indonesia International Motor Show 2012 di Jakarta, Kamis (20/9). (ANTARA FOTO/HO)
Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan pembiayaan PT BII Finance Center menawarkan kredit mobil baru berbunga 3,2 persen dengan tenor selama setahun pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012.

"Bunga kredit pembelian mobil sebesar 3,2 persen tersebut hanya berlaku selama IIMS berlangsung," kata Presdir PT BII Finance Center Alexander, di Jakarta, Kamis, di sela-sela IIMS yang berlangsung mulai 20 sampai 30 September di JIExpo Kemayoran.

Hal itu, kata dia, merupakan bagian dari promosi BII untuk memperkuat citra sebagai lembaga pembiayaan pembelian mobil baru maupun bekas, di samping pembiayaan pembelian sektor lain seperti alat berat, barang modal untuk industri, dan kredit kepemilikan mobil untuk pegawai di suatu perusahaan (car owner program/COP).

"Itu bunga promosi, kalau dihitung sih udah rugi," kata Alexander yang mengaku tidak memasang target untuk pemasaran kredit pembelian mobil di ajang IIMS.

Selain menawarkan bunga ringan, BII Finance juga memasarkan kredit kepemilikan mobil dengan sejumlah paket antara lain paket tanpa uang muka ditambah gratis asuransi, persetujuan langsung (instant approval), serta paket fix&fix dengan uang muka 25-30 persen.
 
"Tahun ini kami menargetkan pembiayaan kredit pembelian mobil mencapai Rp6 triliun," ujar Alexander. Dari jumlah tersebut, kata dia, sebagian besar atau 93 persen untuk pembiayaan mobil baru dan sisanya untuk pembiayaan mobil bekas.
 
Meski diakuinya tahun ini, tingkat kredit macet kepemilikan mobil meningkat, namun tidak menyurutkan langkah BII untuk menaikkan target pembiayaan tahun depan.
 
"Tahun 2013 kami menargetkan pembiayaan tumbuh sekitar 20 persen, lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan permintaan mobil di Indonesia sebesar 10-15 persen," katanya.
 
Tahun lalu, lanjut Alexander, jumlah mobil yang "ditarik" karena kredit macet sebanyak 100 unit, dan tahun ini hanya naik sedikit. "Tidak sampai 200 unit," ujarnya tanpa menyebutkan berapa persis tingkat kredit macet kepemilikan mobil melalui BII Finance.

(R016)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Terbuat dari kayu, mobil konsep Toyota Setsuna akan melakukan debutnya pada Milan Design Week 11 April tahun ini.Menurut produsen mobil asal Jepang itu, lapor Car Advice, ...
» Selanjutnya
Produsen oli Pertamina Lubricants, Rabu, meresmikan beroperasinya Bengkel Bright Olimart Modular (BOM) di kantor pusatnya, Oil Center, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.Pendirian BOM ...
» Selanjutnya
Distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menyambut positif kehadiran varian bahan bakar baru dari Pertamina, Dexlite. Menurut ...
» Selanjutnya
Produsen pelumas PT Pertamina Lubricants tetap memimpin penguasaan pasar oli di Indonesia dengan total pangsa pasar saat ini mencapai 65 persen, dan sudah mengisi semua segmen ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top