Must Read

Selasa, 09/02/2016

BII tawarkan kredit mobil 3,2 persen setahun

Kamis, 20 September 2012 22:46 WIB | 9.688 Views
BII tawarkan kredit mobil 3,2 persen setahun
Dari kanan, Presdir PT BII Finance Center Alexander, KPM and Flit User Division Head Rudi Hartono Masuri, Direktur Marketing Miki Effendi dan Marketing Division Head Arief Soerendro saat menjadi sponsor di gelaran Indonesia International Motor Show 2012 di Jakarta, Kamis (20/9). (ANTARA FOTO/HO)
Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan pembiayaan PT BII Finance Center menawarkan kredit mobil baru berbunga 3,2 persen dengan tenor selama setahun pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012.

"Bunga kredit pembelian mobil sebesar 3,2 persen tersebut hanya berlaku selama IIMS berlangsung," kata Presdir PT BII Finance Center Alexander, di Jakarta, Kamis, di sela-sela IIMS yang berlangsung mulai 20 sampai 30 September di JIExpo Kemayoran.

Hal itu, kata dia, merupakan bagian dari promosi BII untuk memperkuat citra sebagai lembaga pembiayaan pembelian mobil baru maupun bekas, di samping pembiayaan pembelian sektor lain seperti alat berat, barang modal untuk industri, dan kredit kepemilikan mobil untuk pegawai di suatu perusahaan (car owner program/COP).

"Itu bunga promosi, kalau dihitung sih udah rugi," kata Alexander yang mengaku tidak memasang target untuk pemasaran kredit pembelian mobil di ajang IIMS.

Selain menawarkan bunga ringan, BII Finance juga memasarkan kredit kepemilikan mobil dengan sejumlah paket antara lain paket tanpa uang muka ditambah gratis asuransi, persetujuan langsung (instant approval), serta paket fix&fix dengan uang muka 25-30 persen.
 
"Tahun ini kami menargetkan pembiayaan kredit pembelian mobil mencapai Rp6 triliun," ujar Alexander. Dari jumlah tersebut, kata dia, sebagian besar atau 93 persen untuk pembiayaan mobil baru dan sisanya untuk pembiayaan mobil bekas.
 
Meski diakuinya tahun ini, tingkat kredit macet kepemilikan mobil meningkat, namun tidak menyurutkan langkah BII untuk menaikkan target pembiayaan tahun depan.
 
"Tahun 2013 kami menargetkan pembiayaan tumbuh sekitar 20 persen, lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan permintaan mobil di Indonesia sebesar 10-15 persen," katanya.
 
Tahun lalu, lanjut Alexander, jumlah mobil yang "ditarik" karena kredit macet sebanyak 100 unit, dan tahun ini hanya naik sedikit. "Tidak sampai 200 unit," ujarnya tanpa menyebutkan berapa persis tingkat kredit macet kepemilikan mobil melalui BII Finance.

(R016)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Kenalkan rombakan Volkswagen Kombi ini.  Pernah menjadi favorit hippie, minivan ini bertransformasi menjadi kendaraan listrik masa depan yang terkoneksi.BUDD-e, disingkapkan ...
» Selanjutnya
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, meminta penyelenggara pameran otomotif Gaikindo ...
» Selanjutnya
Perilaku untuk menjaga kelestarian lingkungan rupanya memang tak terbersit di benak pengguna kendaraan bermotor di Indonesia.Hal itu diungkapkan Pemasaran Bahan Bakar Minyak ...
» Selanjutnya
Agen tunggal pemegang merek kendaraan Suzuki di Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales, berusaha memandang tahun 2016 dengan optimisme meski raupan pangsa pasar mereka turun ke ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top