Must Read

Jumat, 19/12/2014

KIA tarik 72.600 mobil Rio di Amerika

Rabu, 6 Juni 2012 09:48 WIB | 8.260 Views
KIA tarik 72.600 mobil Rio di Amerika
Ilustrasi (ANTARA News/Istimewa)
Washington (ANTARA News) - Pembuat mobil Korea Selatan Kia menarik sekitar 72.600 mobil model kecil Rio, karena kesalahan yang dapat menyebabkan penyebaran (pengembangan) sebuah kantong udara (airbag) berbahaya kepada anak, kata pejabat keselamatan AS, Selasa.

Mobil Rio yang dibuat antara 2006 hingga 2008 terkena penarikan (recall) tersebut, kata Badan Keselamatan Transportasi Jalan Raya Nasional AS (NHTSB).

Dikatakan sensor di kursi penumpang depan dirancang untuk mencegah airbag dari penyebaran jika penghuninya adalah anak kecil bisa gagal karena retak.

Kegagalan bisa berarti "bahwa sistem tidak akan dapat mendeteksi apakah seorang penumpang anak kecil di kursi dan airbag akan menyebar selama tabrakan."

Kekuatan airbag keluar dengan cepat telah terbukti sangat berbahaya dan bahkan mematikan bagi anak-anak kecil di kursi depan kendaraan, sehingga memerlukan penggunaan sensor.

Kia mengatakan, pihaknya akan mengingatkan pemilik Rio yang terkena masalah tersebut dan mengganti alat sensornya secara gratis.
(A026)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
PT General Motors Indonesia sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Chevrolet mengungkapkan penjualan Chevrolet Orlando yang cukup baik pada tahun 2014."Penjualan Orlando di luar ...
» Selanjutnya
Toyota Mirai, kendaraan teknologi fuel cell (FCV) yang mulai Desember beredar di pasar Jepang, tidak mengeluarkan emisi selain air."Mirai emisi CO2-nya nol karena tenaga ...
» Selanjutnya
Ahooy Geboy, sebuah komunitas sepeda motor yang dipimpin dua aktor komedian, Jhody dan Edwin, merayakan ulang tahun pertamanya pada Kamis, 11 Desember kemarin.Pada peringatan ...
» Selanjutnya
PT General Motors (GM) Indonesia  sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Chevrolet menargetkan penjualan mobil Chevrolet (Chevy) mencapai 10.000 unit hingga akhir tahun ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top