Penjualan mobil diproyeksikan turun 30 persen pada Juni

Minggu, 3 Juni 2012 16:58 WIB | Dilihat 6494 Kali
Penjualan mobil diproyeksikan turun 30 persen pada Juni

Gaikindo (istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - Penjualan mobil diproyeksikan turun sekitar 30 persen pada Juni dibandingkan Mei, menyusul penerapan peraturan uang muka kredit kendaraan sebesar 30 persen pada pertengahan bulan ini.

"Kalau tidak ada akal-akalan, pasar mobil akan turun 30 persen pada bulan ini," kata salah satu Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johnny Darmawan di Jakarta, Minggu.

Penjualan mobil, pada Juni, diperkirakan hanya akan menembus angka sekitar 61 ribu sampai 66 ribu unit dibandingkan Mei.

"Penjualan mobil pada Mei berkisar antara 94 ribu-95 ribu unit secara wholesales atau penjualan sampai tingkat dealer," kata Johnny.

Penjualan pada Mei tersebut meningkat sekitar 8-9 persen dibandingkan April yang mencapai sekitar 87 ribu unit.

Johnny memperkirakan peningkatan penjualan mobil pada Mei karena push sale dari para agen tunggal pemegang merek (ATPM), di samping munculnya produk baru dan pulihnya pasokan mobil maupun suku cadang dari Thailand setelah banjir yang melanda negeri itu.

"Pasar mobil yang riil sendiri saya perkirakan hanya 85 ribu sampai 87 ribu unit," katanya.

Oleh karena itu menurut dia, perlu dilihat penjualan secara ritel langsung ke tingkat konsumen dan registrasi mobil baru di kepolisian. "Kalau selisihnya banyak, berarti banyak yang jual bohong-bohongan," ujar Johnny.

Kendati penjualan mobil pada Juni diperkirakan turun, Johnny yang juga Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis penjualan Toyota tetap stabil, bahkan meningkat. "Pada Mei penjualan TAM hampir menembus 35 ribu unit," ujarnya.

(R016/N002)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Kirim Komentar
Komentar Pembaca