Must Read

Sabtu, 23/05/2015

UGM, UI, ITS, ITB bantu bangun Mobnas listrik

Sabtu, 26 Mei 2012 09:02 WIB | 0 Views
UGM, UI, ITS, ITB bantu bangun Mobnas listrik
Mobil Listrik e-Semar UGM (www.ugm.ac.id)
Purwokerto (ANTARA) - Produksi massal mobil nasional tenaga listrik  akan disusun bersama pakar mobil listrik dari empat perguruan tinggi, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Surabaya (ITS), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hal tersebut dikemukakan Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menegristek) Gusti Muhammad Hatta dalam pers rilis dari Tim Staf Khusus Menegristek yang diterima ANTARA di Purwokerto, Sabtu pagi.

Gusti mengatakan Kementerian Riset dan Teknologi juga akan mengadakan penelitian yang komprehensif agar mobil listrik tersebut siap digunakan, termasuk bagaimana memroduksi baterai dan infrastruktur pengisian listrik yang mesti tersedia dengan baik.

"Infrastruktur stasiun isi ulang baterai harus dibuat. Kalau tidak, bagaimana mobil bisa jalan jauh," kata Gusti.

Menurut menteri, mobil listrik yang diusung menjadi mobil nasional sangat dibutuhkan karena bisa menjadi solusi terhadap permasalahan krisis energi yang dihadapi Indonesia.

"Saya, selaku Menteri Negara Riset dan Teknologi selalu mengimbau agar produk yang dibuat anak bangsa harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini," kata Gusti

Dia mengatakan, Indonesiamembutuhkan mobil bertenaga listrik karena efisien dan ramah lingkungan jika dibanding dengan mobil berbahan bakar fosil

"Dan, yang paling utama adalah mobil listrik tidak menghasilkan emisi kendaraan bermotor," katanya.
(KR-SMT)

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Perusahaan penyaluran kredit, Andalan Finance, menyalurkan fasilitas kredit dari PT Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) sebesar Rp100 miliar khusus untuk pembiayaan kendaraan ...
» Selanjutnya
Toyota yang pada November tahun lalu memperkenalkan sedan Mirai, yakin mobil teknologi hidrogen itu akan jadi kendaraan masa depan."Kami yang pertama mengembangkan kendaraan ...
» Selanjutnya
Kantung udara (airbag) ternyata tidak selalu akan mengembang kendati terjadi kecelakaan yang menyebabkan mobil rusak parah.Muhamad Zuhdi, Technical Training Manager Honda ...
» Selanjutnya
Mobil kemudi otomatis perusahaan mesin pencari internet Google sudah mengalami sebelas kali kecelakaan, kata direktur program seperti dilansir Reuters.Namun, penyebab kecelakaan ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top