Must Read

Senin, 31/08/2015

SRT Viper 2013 hadir akhir tahun

Selasa, 10 April 2012 14:07 WIB | 2.191 Views
Jakarta (ANTARA News) - Kendaraan tercepat produksi Grup Chrysler, SRT  Viper 2013 berkecepatan 331 km/jam, akan hadir di dealer-dealer akhir tahun ini, seperti dilaporkan autonews.com.

Meskipun demikian, tidak tersebut jelas apakah SRT Viper 2013 hadir di dealer-dealer Asia Tenggara atau hanya di dealer Amerika Utara.

Debut mbil dengan dua tempat duduk itu muncul dalam New York Auto Show 2012 minggu lalu dengan label SRT dan emblem ular di atas plat nomor belakang.

SRT Viper memiliki versi mesin V-10 8,4 liter terbaru dari Chrysler dengan tenaga 640 Hp, 40 Hp lebih besar dari versi mesin sebelumnya dengan label Dodge.

"Kami sudah sangat sadar semua tentang Viper," kata Pemimpin Merek SRT Chrysler, Ralph Gilles, yang juga penanggung jawab desain untuk Grup Chrysler.

Viper terbaru itu memiliki transmisi kecepatan enam langkah dengan bobot 3320 pon (1660 kg), 100 pon (50kg) lebih ringan dari Viper sebelumnya.

Kendaraan itu juga memiliki pengontrol kestabilitan elektronik dan layar informasi 8,4 inchi yang memungkinkan pengemudi mengetahui grafik waktu putaran (lap) seperti terdapat dalam sendan andalan Chrysler.

Para penggemar Viper sempat khawatir akan kehilangan unsur Amerika pada mobil terbaru setelah akuisisi Fiat S.p.A pada 2009.

Namun, Gilles mengatakan suku cadang dari pemasok yang sama dengan Ferrari dan Maserati adalah bagian kursi.
(I026)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Toyota Astra Motor (TAM) berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan teknologi ramah lingkungan untuk masyarakat Indonesia secara bertahap mulai dari kendaraan ...
» Selanjutnya
"Enggak ada knalpotnya ya?," kata seorang pengunjung yang mengamati Sedan Mirai di booth Toyota pada pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show di BSD City, Tangerang ...
» Selanjutnya
Sales promotion girl (SPG) dari booth Toyota Astrido, Windi Adysty, berhasil menyabet gelar sebagai Miss Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015, mengalahkan sembilan ...
» Selanjutnya
Nilai tukar rupiah yang jatuh terhadap dolar AS belum membuat industri otomotif menaikkan harga, kata Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman ...
» Selanjutnya
Back to top