Must Read

Sabtu, 30/04/2016

BBM naik bisa pengaruhi kelancaran kredit motor?

Minggu, 8 April 2012 01:46 WIB | 4.330 Views
BBM naik bisa pengaruhi kelancaran kredit motor?
Executive Vice President PT. YIMM, Dyonisius Beti (ANTARA/Paramayuda)
Jakarta (ANTARA News) - Penundaan kenaikan harga BBM disambut berbagai kalangan industri otomotif, salah satunya PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing yang memproduksi sepeda motor Yamaha.

"Kami melihat penundaan kenaikan BBM berdampak positif kepada masyarakat, mengingat sebagian besar masyarakat yang menikmati BBM bersubsidi adalah masyarakat dengan perekonomian kelas menengah- ke bawah," kata Executive Vice President PT. YIMM Dyonisius Beti ketika menggelar jumpa media peluncuran Soul GT di Jakarta pada Sabtu (7/4).

Dengan penundaan kenaikan BBM, lanjut dia, neraca keuangan keluarga akan stabil sehingga pengeluaran untuk membeli sembako tidak terpotong untuk membeli BBM.

Dia juga mengemukakan sebagian besar masyarakat membeli sepeda motor secara kredit. "Tidak naiknya BBM, pelanggan tetap mencicil membayar kredit motornya," katanya.

Beti mengemukakan, jika harga BBM naik dan semua harga sembako naik maka masyarakat akan mengedepankan kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Tapi, dia juga yakin harga-harga yang melambung tinggi di pasar akan kembali normal dalam beberapa bulan ke depan.
(adm)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menyambut positif kehadiran varian bahan bakar baru dari Pertamina, Dexlite. Menurut ...
» Selanjutnya
Terbuat dari kayu, mobil konsep Toyota Setsuna akan melakukan debutnya pada Milan Design Week 11 April tahun ini.Menurut produsen mobil asal Jepang itu, lapor Car Advice, ...
» Selanjutnya
Komunitas penggemar mobil Toyota Etios Valco, Toyota Etios Valco Club Indonesia, chapter Tangerang berencana menggelar turnamen fursal antarkomunitas guna merekatkan persaudaraan ...
» Selanjutnya
Produsen pelumas PT Pertamina Lubricants tetap memimpin penguasaan pasar oli di Indonesia dengan total pangsa pasar saat ini mencapai 65 persen, dan sudah mengisi semua segmen ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top