Must Read

Rabu, 01/07/2015

BBM naik bisa pengaruhi kelancaran kredit motor?

Minggu, 8 April 2012 01:46 WIB | 3.128 Views
BBM naik bisa pengaruhi kelancaran kredit motor?
Executive Vice President PT. YIMM, Dyonisius Beti (ANTARA/Paramayuda)
Jakarta (ANTARA News) - Penundaan kenaikan harga BBM disambut berbagai kalangan industri otomotif, salah satunya PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing yang memproduksi sepeda motor Yamaha.

"Kami melihat penundaan kenaikan BBM berdampak positif kepada masyarakat, mengingat sebagian besar masyarakat yang menikmati BBM bersubsidi adalah masyarakat dengan perekonomian kelas menengah- ke bawah," kata Executive Vice President PT. YIMM Dyonisius Beti ketika menggelar jumpa media peluncuran Soul GT di Jakarta pada Sabtu (7/4).

Dengan penundaan kenaikan BBM, lanjut dia, neraca keuangan keluarga akan stabil sehingga pengeluaran untuk membeli sembako tidak terpotong untuk membeli BBM.

Dia juga mengemukakan sebagian besar masyarakat membeli sepeda motor secara kredit. "Tidak naiknya BBM, pelanggan tetap mencicil membayar kredit motornya," katanya.

Beti mengemukakan, jika harga BBM naik dan semua harga sembako naik maka masyarakat akan mengedepankan kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Tapi, dia juga yakin harga-harga yang melambung tinggi di pasar akan kembali normal dalam beberapa bulan ke depan.
(adm)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Keselamatan di jalan, road safety, perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak demi mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak. "Keselamatan di jalan ...
» Selanjutnya
Indonesia International Automotive Conference ke-10 yang merupakan rangkaian acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, akan mengusung tema Future Mobility ...
» Selanjutnya
Produsen ban kendaraan PT Bridgestone Tire Indonesia menegaskan tidak menargetkan penjualan dalam kampanye keselamatan Tire Safety 2015, selain hanya untuk meningkatkan kesadaran ...
» Selanjutnya
Yamaha All New Byson Fuel Injection yang diluncurkan dengan harga Rp21,6 juta, ditargetkan terjual 2.000 unit per bulan, kata Executive Vice President ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top