Gaikindo minta DP kredit mobil tak naik

Senin, 2 April 2012 17:54 WIB | Dilihat 3674 Kali
Jakarta (ANTARA News) - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta persyaratan uang muka (down payment/DP) pembelian kendaraan roda empat secara kredit tidak naik menjadi 30 persen.

Produsen otomotif berharap lembaga pembiayaan masih menggunakan persyaratan uang muka 10-20 persen, kata Ketua Umum Gaikindo, Sudirman Rusdi, di Jakarta, Senin.

Pemerintah melalui Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan berencana menaikkan persyaratan uang muka pembelian kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, menjadi 30 persen pada akhir kuartal I-2012.

Berdasarkan data Gaikindo, 70 persen dari total penjualan mobil nasional dilakukan melalui lembaga pembiayaan atau kredit perbankan. Hanya 30 persen yang dilakukan secara tunai.

Di sisi lain, penjualan kendaraan roda empat memberi kontribusi sangat penting terhadap pemakaian BBM dan kemacetan lalu-lintas di jalan, dan polusi udara. Pemerintah pun selayaknya mengedepankan penciptaan dan perawatan infrastruktur transportasi darat yang lebih baik dan terpadu.

"Kami harapkan kepada lembaga pembiayaan, tetap menggunakan DP 10-20 persen seperti yang selama ini dilakukan dan angka tersebut sudah cukup stabil. Namun jika dinaikkan maka penjualan mobil akan berubah," ujarnya.

Sedangkan Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia mengatakan jika dilihat dari segi rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL), pembiayaan kredit sektor otomotif justru masih sangat rendah, bahkan cenderung menurun secara bulanan.

"Karena itu, BI harus melihat dari sudut mana memandangnya," katanya seraya mendukung permintaan Gaikindo.

(KR-TRT/S006)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Kirim Komentar
Komentar Pembaca