Must Read

Selasa, 28/06/2016

Nissan Juke diduga cacat produksi

Sabtu, 10 Maret 2012 18:55 WIB | 17.989 Views
Nissan Juke diduga cacat produksi
Nissan Juke (ANTARA News/Catur)
Jakarta (ANTARA News) - Mobil Juke dari Nissan, tipe yang dikendarai Olivia Dewi Soerijo dan menewaskan dia dalam kecelakaan mobil Sabtu dinihari di Jakarta, merupakan kendaraan yang belakangan ini dinilai memiliki klasifikasi cacat produksi.

Olivia (17), pemenang kedua Gadis Sampul 2010, tidak terselamatkan dalam mobilnya yang terbakar setelah menabrak tiang reklame di depan Wisma Graha Tantana, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Teman Olivia yang juga berada dalam mobil bernomor polisi B 60 GOH itu, Joy Sebastian, bisa diselamatkan meski mengalami luka bakar.

Kecelakaan terjadi pukul 03.00 WIB saat mobil bergerak menuju arah Bundaran HI sebelum akhirnya menabrak tiang reklame dan terbakar di depan Wisma Graha Tantana. Olivia yang mengemudikan mobil tewas terbakar dan rekannya, Joy Sebastian, mengalami luka bakar.

Kepala Seksi Kecelakaan Lalulintas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Miyanto di markas Polantas Metro Jaya, Pancoran, Sabtu, mengatakan, penyebab kecelakaan diduga mobil tidak bisa dikendalikan sehingga terjadi tabrakan.

Miyanto menambahkan pihaknya masih terus meneliti kecelakaan maut yang merenggut nyawa Olivia Dewi. Korban luka bakar, Joy yang dirawat di RS Gading Pluit, belum bisa dimintai keterangannya.

Nissan Motor Corp, sebagaimana laporan kantor berita Reuters pada 9 Desember 2011, menarik (recall) 118.000 model Juke dari seluruh dunia, setelah Badan Keselamatan Lalulintas Jalan Raya (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) menemukan cacat (disability) pada bagian mesin dan pintunya.

Namun, menyertai berita penarikan tersebut, ditegaskan fokus penarikan Nissan Juke ialah di kawasan berhawa dingin, seperti Jepang, Amerika Serikat, Kanada dan Eropa.

Keputusan penarikan Juke dari peredaran terkait pada perkiraan: jika tetesan air jatuh pada titik koneksi antara kunci pintu (door lock) dan kabel-kabel kunci pintu (door lock wires), maka tetesan air akan membeku karena cuaca dingin ekstrim.

Dengan demikian, kunci pintu tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya, dan pintu tidak dapat dibuka atau ditutup.

Menyusul berita penarikan Juke pada Desember lalu itu, Nissan Motor Indonesia (NMI) lewat pernyataannya memastikan penarikan tersebut tidak berlaku untuk produk-produk Juke yang dipasarkan di Indonesia.

NMI menjelaskan, semua kendaraan Nissan yang dibuat di Indonesia tidak dilengkapi dengan turbocharger, tapi bertipe mesin HR15DE untuk Juke di Indonesia. Tipe yang mengalami penarikan ialah Juke yang bermesin tipe MR16DDT, model yang dilengkapi dengan turbocharger.

Nissan Juke merupakan model yang cepat populer di Indonesia. Pekan lalu NMI mengumumkan penjualan Nissan Juke yang telah melampaui tiga kali lipat dari target awal yang ditetapkan sebesar 500 unit perbulan dengan dengan rata-rata penjualan 1.600 unit perbulan.

Guna memenuhi permintaan yang tinggi akan Nissan Juke di Indonesia, NMI telah meningkatkan kapasitas produksinya hingga rata-rata mencapai 2.000 unit perbulan.

(E004/M009)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Tren SUV yang porsinya terus membesar terhadap pasar otomotif Indonesia mulai mempengaruhi agen pemegang merek dalam menjalankan bisnis mereka. Salah satunya diakui ...
» Selanjutnya
Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) menggunakan 100 unit mobil listrik BMW i3 sebagai armada transportasi.LAPD memutuskan menggunakan BMW i3 setelah membandingkannya dengan ...
» Selanjutnya
Bersamaan dengan peluncuran sepeda motor bebek kelas atas All New Supra GTR-150 untuk penggemar touring, Honda juga memasarkan aksesoris baik untuk penampilan maupun ...
» Selanjutnya
Komunitas pengguna scooter Kutu Community kembali menggelar kampanye keselamatan berkendara, dan kali ini misinya memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top